Sedia Kehangatan Sebelum Hujan

Pada saat matahari lagi terik-teriknya, jarang pasti Balamuda yang ngeliat orang memesan minuman hangat disebuah tempat makan. Tapi, kalo musim hujan udah masuk, kayaknya minuman panas lah yang jadi primadona. Biasanya di kalangan mahasiswa, minuman-minuman hangat yang jadi pilihan berputar di tiga menu. Yap, apalagi kalo bukan kopi, teh, dan susu. Mungkin karena emang suka atau mungkin karena emang tiga menu itu yang hampir di tiap tempat makan selalu tersedia. Tapi, kalo ada yang mintanya teh dari daun telinga kurang tau deh ada apa gak. Tapi, kira-kira Balamuda tau gak kira-kira efek positif dan negatif baik dari kopi, teh, ataupun susu. Biar gak suka cuma karena tertarik sama rasa atau aromanya, yuk simak efek positif dan negatif dari kopi, teh, dan susu:

1.Kopi

Efek Positif

  • Kopi dapat membantu meredakan sakit kepala, Kandungan kafein dapat membantu meningkatkan efek obat-obatan yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit sementara seperti aspirin, midol dan excedrin. Banyak dari obat sakit kepala dan migran mengandung kafein dalam jumlah kecil.
  • Kopi merupakan diuretic yang baik. Minum kopi membuat orang lebih sering buang air kecil. Ini bagus untuk membantu tubuh membuang semua zat-zat ataupun kandungan yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh.
  • Kopi juga membantu mengurangi resiko terkena batu ginjal

Efek Negatif

  • Kopi dapat menyebabkan constipation atau susah buang air besar

Meski terlihat sepele, susah buang air besar ini salah satu masalah yang bikin males kalo dialamin, Balamuda. Perasaan nahan yang hadir saat susah buang air besar itu bisa bikin bete seharian. Kamu gak mau kan saking gak pernah buang air besar, kotoran-kotoran yang ada di perut kamu menumpuk dan bikin negara sendiri.

  • Kopi menyebabkan karang gigi dan gigi menjadi kuning bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan

Buat kamu yang masih asing sama kalimat karang gigi, karang gigi adalah adalah plak gigi yang menumpuk dalam waktu lama dan mengeras. Jadi jangan mikir karang gigi itu ada karang pantai yang bersemayam di gigi kamu, ya. Repot dong, udah ada karang pantai di gigi, di sebelah karangnya juga ada mbak dan mas pacaran lagi berjemur sambil selfie pake handphone esia hidayah.

  • Peningkatan Asam Lambung
    Dosis konsumsi yang terlalu banyak tidak bisa diterima semua orang. Selain itu, tingkat keasaman kopi yang tinggi dapat merangsang pengeluaran asam lambung berlebih.
  • Membahayakan Gangguan Mata

Gangguan mata dipengaruhi oleh kafein, zat yang dikandung dalam kopi. Gangguan tersebut disebut exfoliation glaucoma

2. Teh

Efek Positif

  • Memperkuat Gigi & Mencegah Karies pada Gigi
    Unsur Flouride ( F ) yang cukup tinggi pada Teh, dapat membantu dalam mencegah tumbuhnya karies pada gigi serta dapat memperkuat gigi. Memperkuat gigi ya, kalo memperkuat hubunganmu sama dia ya belum tentu.
  • Mengurangi Resiko Keracunan Makanan
    Unsur Catechin (salah satu unsur dalam Polyphenols), udah terbukti punya kemampuan buat menghentikan pertumbuhan beberapa bakteri yang biasa jadi racun dalam makanan (menurut penelitian dari Taiwan dan Jepang). Tapi juga gak boleh berlebihan, jangan mentang-mentang abis minum teh, terus setelahnya langsung minum baygon. Plis jangan.
  • Memperkuat Daya Tahan Tubuh
    Dengan adanya vitamin C dan vitamin E, maka Teh dapat juga membantu memperkuat daya tahan tubuh. Yap karena vitamin-vitamin tadi itu adalah faktor yang penting buat memperkuat daya tubuh. Kalo vitamin yang bikin kamu jago main musik, biasanya harus nyari vitamin C Minor. Waduh.
  • Menyegarkan Tubuh
    Teh mengandung sejenis kafein yang berbeda dengan kopi, maka Teh juga dapat merangsang sistem syaraf tubuh kita sehingga pengambilan oksigen kedalam tubuh lebih lancar. Nah minum teh juga bisa jadi cara hemat buat refreshing. Gak perlu jalan-jalan, cukup minum teh badan jadi seger.
  • Mencegah Pertumbuhan Kanker
    Kemampuan Catechin ( salah satu unsur dalam Polyphenols ) dapat menghambat terjadinya mutasi pada sel -sel tubuh dan menetralisir radikal bebas.

 

Efek Negatif

  • Terkena Risiko Anemia

Kandungan kafein, fluorin, dan tannin pada teh di ketahui menghambat penyerapan zat besi yang berasal dari makanan. Zat besi sangat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Jika kondisi ini terus berlangsung maka bukan tidak mungkin penderita akan mengalami anemia.

  • Osteoporosis

Selain timbulnya rasa nyeri yang diakibatkan oleh meningkatnya konsentrasi fluoride dalam darah, konsumsi yang berlebihan hingga 5 cangkir sehari akan membuat proses reabsorpsi lebih banyak mengikat kalsium yang sejatinya masih di butuhkan tubuh. Penting nih, buat gak terlalu sering minum teh. Buat ngecegah kemungkinan kamu yang keseringan minum teh tulangnya diganti sama tulang ceker seblak.

  • Diare

Minum teh saat diare justru akan memperburuk keadaan. Konsumsi teh justru akan membuat feses menjadi lebih encer. Alih-alih untuk menenangkan perut justru sebaliknya kita akan di buat menderita dengan penyakit yang di sebabkan berkembangnya bakteri e.coli ini.

  • Sakit Maag

Minum teh di saat perut sedang kosong ternyata membuat asam lambung semakin meingkat. Asam lambung terus di produksi dalam lambung untuk membantu proses penyerapan makanan di dalam lambung. Perut kosong dalam waktu lama saja sudah membuat resiko terkena maag apalagi jika Anda minum teh, justru akan semakin meningkatkan produksi asam lambung. Jadi usahain jangan minum teh saat perut kosong ya, Balamuda. Karena emang enaknya minum teh itu cuma pas waktu kosong.

  • Dehidrasi

Minum teh dingin akan sangat pas di minum di saat merasa dehidrasi. Tenggorokan akan merasa segar saat minum teh dingin tersebut. Namun tahukah Anda bahwa minum teh justru akan membuat Anda dehidrasi setelahnya. Hal itu dikarenakan oleh sifat diuretik pada daun teh yang sudah dikeringkan yang justru akan menyebabkan dehidrasi.

3. Susu

Efek Positif

  • Cocok untuk menjaga kulit

Salah satu asset berharga bagi wanita adalah kesehatan kulit. Keadaan kulit yang kusam mampu mengurangi tingkat kepercayaan diri anda. Dengan kondisi tubuh sering meminum manfaat susu sapi murni untuk kecantikan  menjadikan kulit tampak bersinar dan berseri-seri, sehingga tampak cerah di pandang. Zat yang paling berperan dalam hal ini adalah vitamin E, tembaga,seng, serta vitamin A

  • Membantu meringankan kerja otak besar

Salah satu organ yang paling banyak berkontribusi adalah otak besar. Dalam hal ini ia susu banyak membantu di sistem koordinasi tubuh dengan lingkungan. Untuk itu memerlukan energy besar pula untuk menjaganya. Salah satu zat yang baik untuk otak adalah seng (Zn) leticin, dan iodium. Penambahan zat ini secara significan mampu meningkatkan efisiensi kerja otak.

  • Menjaga kestabilan tekanan darah

Dalam nutrisi susu murni terdapat kandungan yang cukup baik untuk menggerakkan pembuluh dalam. Hal ini yang menjadikan tekanan darah anda menjadi stabil dan tetap normal. Nutrisi tersebut dikenal dengan potasium, sehingga adanya kerja ini mampu mengurangi resiko tekanan darah tinggi.

 

Efek Negatif

  • LDL

Susu murni mengandung cukup banyak lemak jika dibandingkan dengan susu skim atau susu tanpa lemak. Sehingga konsumsi susu ini secara berlebihan dapat meningkatkan LDL. LDL itu bukan Long Distance Relationship ya, jadi LDL itu adalah semacam kolesterol jahat dalam tubuh.

  • Efek untuk Penderita Gangguan Fungsi Ginjal

Susu memang mengandung ragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi kandungan kaliumnya yang cukup tinggi dapat berbahaya bagi yang memiliki masalah fungsi ginjal. Ginjal yang bermasalah tidak dapat membuang kelebihan kalium dari dalam darah, dan ini dapat membahayakan jiwa.

  • Mengandung Kolestrol

Jadi bagi Anda yang memiliki masalah kesehatan jantung, disarankan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi susu murni, untuk mengetahui takaran yang tepat dan tidak membahayakan fungsi jantung.

Jadi, kamu tim mana, Balamuda? Kopi, teh, atau susu? (DHK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *