Ceria November Berkat Prestasi

November baru saja berakhir, apakah di antara kamu ada yang ngerasa kalo rasanya November cepet berlalu? Atau tiap tahun selalu ngerasa begitu? Tapi kayaknya beda sama mahasiswa-mahasiswa UNY  yang ini nih Balamuda. Karena di bulan November, mereka semua baru aja merasakan prestasi-prestasi membanggakan yang juga mengharumkan nama UNY. Ada apa aja? Liat di bawah ini, ya.

1.TIM FUTSAL UNY UKIR SEJARAH PADA LIMA FUTSAL NATIONALS 2017

Tim futsal putra Universitas Negeri Yogyakarta berhasil meraih juara ketiga pada Liga Mahasiswa Futsal Nationals 2017.  Tim futsal putra dan putri UNY awalnya memilikki kesamaan yaitu berhasil menjadi juara di Liga Mahasiswa (LIMA) Futsal fase conference. Namun babak berikutnya, yaitu LIMA Futsal Nationals 2017, hanya tim futsal putra UNY yamg berhasil menorehkan sejarah untuk pertama dengan menjadi juara ketiga karena menaklukan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) dengan skor akhir dengan kemenangan UNY 2-1. Babak nasional LIMA Nationals dihelat di Sports Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, pada 18-28 Oktober 2017. Sementara itu, tim futsal putri dikalahkan oleh tim futsal putri Universitas Trisakti Jakarta pada perebutan tempat ketiga.

2. TIM UNY JUARA 1 KOMPETISI DESAIN JEMBATAN

Prestasi yang satu ini juga gak kalah membanggakan nih, Balamuda. Tim Bimasena dari Divisi Rancang Bangun (DRB) UKM Rekayasa Teknologi Universitas Negeri Yogyakarta menjadi Juara 1 dalam ajang Bridge Design Competitiony. Acara itu diadakan oleh Ditjen Belmawa Kemristekdikti di Universitas Gajah Mada (28–29/10/2017). Tim Bimasena yang ketuanya adalah Ermalia Nur Hidayah dan anggotanya Iwan, I Gede Putu Marutha, dan Kadek Agus Sutayasa itu asalnya dari Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, lho, Balamuda. Ada yang satu jurusan sama mereka?

3. TIM UNY RAIH PRETASI DI KOMPETISI MELAKA INTERNATIONAL INTELLECTUAL EXPOSITION

Gak Cuma soal bikin-bikin bangunan, anak-anak UNY juga gak kalah berprestasi dalam bidang penelitian. Nyatanya, tim dari Universitas Negeri Yogyakarta meraih Bronze Medal kompetisi Melaka International Intellectual Exposition (MIIEx 2017) di Universiti Teknologi Mara, Malaysia (8/11/2017).  Tim dari UNY-nya sendiri itu ada Khoirudin Nur Kholifah dan Lutfi Aulia Syafa’atin Nisak dari Fakultas Teknik serta Indah Lufita Sari, Yashinta Devi, dan Muhammad Yuliantito Budiono, Fakultas Matematika & IPA. Mereka semua ngebuat sebuah karya yang berjudul “Photocatalyst of Copper Oxide (Cuo) Doping Silica for Congo Red Degradation on Textile Industrial Waste”.

Sekadar informasi, MIIEx 207 merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh innovator (mahasiswa dan peneliti) tingkat dunia dengan mengangkat tema “Bridging the Gaps with Creativity for Future Suistainability”. Lomba dilaksanakan di Bayou Lagoon Park Resort Bukit Katil, Melaka, Malaysia dengan diikuti oleh 190 peserta dari berbagai negara.

4. TIM SOFTBALL PUTRI UNY JUARA I KEJUARNAS SOFTBALL SE-INDONESIA

Kali ini adalah prestasi di bidang olahraga nih Balamuda. Tim softball putri Universitas Negeri Yogyakarta berhasil menjadi yang terbaik pada kejuaraan softball antar universitas se- Indonesia yang bertajuk Airlangga Cup pada 19- 26 November di Universitas Airlangga, Surabaya. Keberhasilan itu didapetin setelah tim UNY berhasil mengalahkan tim tuan rumah Unair. Dengan tema Play With Pride, kejuaraan nasional softball itu berlangsung di Lapangan Softball Dharmawangsa Surabaya dan diikuti tim- tim softball dari perguruan tinggi ITS Surabaya, UNESA Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, UGM Yogyakarta, UNISI Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan tuan rumah Unair Surabaya. Kemenangan tersebut mereka dapatkan setelah melewati rintangan yang sulit dan panjang juga Balamuda. Yaitu melalui kompetisi penuh (home away), skor game penyisihan GAME 1 (away)UNY-UNAIR 6-4, kemudian GAME 2; (home) UNY-ITS 14-1, setelah itu pada GAME 3; (home) UNY-UNAIR 1-5,  GAME 4; (away) UNY-ITS 18-2, dan akhirnya dengan skor final game (away) UNY-UNAIR 15-2

5. TIM UNY RAIH JUARA I di AJANG KMI AWARD 2017

Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) VIII tahun 2017 diselenggarakan oleh Ristekdikti  bertempat di Politeknik Negeri Pontianak, pada 22-24 November 2017.  Tema yang diusung pada KMI tahun ini adalah Keberagaman Indonesia sebagai Kekuatan Wirausaha Mahasiswa dalam Ekonomi Global Power and Harmony in Diversity.  Ajang KMI pada tahun 2017 diikuti 96 Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Penentuan pemenang KMI Award kategori wirausaha terbaik ini dibagi ke dalam 5 (lima) kategori, yaitu: Industri Makanan dan Minuman, Industri Jasa dan Perdagangan, Industri Teknologi, Industri Kreatif, dan Industri Produksi/Budidaya.

Nah, untuk UNY sendiri, berhasil meraih Juara I di bidang kategori Industri Teknologi, Balamuda. Orang yang berhasil membawa nama UNY di ajang KMI AWARD 2017 ini adalah Oby Zamisyak, mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Elektronika, Fakultas Teknik, UNY selaku founder dan owner Indobot Educational Robotic. Prestasi sebagai Juarai I Oby dalam ajang KMI Award kali ini diikuti oleh Tim dari Universitas Indonesia sebagai juara 2, Universitas Brawijaya sebagai juara 3, Politeknik Negeri Bandung sebagai juara harapan.

6. TIM UNY RAIH SILVER MEDAL DI CAMERON HIGHLAND

Satu lagi nih penghargaan yang paling baru didapetin sama mahasiswa UNY.  Tim UNY meraih Silver Medal dalam International Invention & Innovative Competition (InIIC) Series 2 yang di gelar di Cameron Highland, Pahang, Malaysia (18/11/2017).

InIIC Series 2 adalah ajang kompetisi yang diikuti oleh innovator (mahasiswa, peneliti dan praktisi) tingkat dunia dengan mengangkat tema “Creative Innovation Without Boundaries”. Lomba diadain di Copthorn Cameron Highland, Pahang, Malaysia dan yang ikut lombanya lebih dari 180 tim dari berbagai negara seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, India, dan Hongkong.

Tim dari UNY sendiri beranggotakan Garin Alkautsar Razid (Prodi Mekatronika), Satrio Sigit Purnomo (Prodi Mesin), Fitrianto Hakim (Prodi Elektonika), Futri Nadyaturrohmah (Prodi Sastra Inggris) dan Arnum Sari Khoirunnisa (FMIPA/ Fisika) di bawah bimbingan Dr. Eng. Didik Nurhadiyanto (Dosen Prodi Teknik Mesin0.  Dalam event ini, mereka menciptakan inovasi berjudul “PADIMAX- Automatic Rice Dryer as Agricultural Technology Development to Increase Rice Productivity”. (DHK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *